Selasa, 06 Juni 2017

Menu Makanan

Sajian Ta'jil (makanan) Andalan Saat Berbuka Puasa

 

Tidak berlebihan rasanya kalau dibilang beduk adzan adalah acara favorit selama bulan puasa. Biasanya menjelang saat yang dinanti-nanti ini kita sudah menyediakan makanan dan minuman favorit sebagai sajian berbuka. Sah-sah saja. Berbuka adalah momen kecil untuk merayakan keberhasilan kita menahan lapar dan dahaga sepanjang hari.
Uniknya, banyak makanan khas muncul di bulan suci ini. Menu seperti kolak, bubur kacang hijau, atau sop buah, menjadi kian mudah ditemukan. Menu-menu ini menjadi favorit bukan tanpa alasan. Rasa manisnya sanggup mengembalikan energi kita sambil memanjakan lidah. Nah, selain makanan-makanan tadi, menu apa saja yang menjadi favorit selama bulan puasa? Cek daftar di bawah ini untuk mengecek apakah makanan favorit Anda masuk ke dalam daftar.


Kurma

Bukan tanpa alasan kalau buah yang satu ini selalu masuk dalam daftar wajib santap selama bulan puasa. Selain rasanya yang lezat, kurma layak disantap karena kandungan nutrisinya yang punya beragam manfaat bagi kesehatan tubuh. Kurma mengandung bermacam-macam vitamin, mineral dan serat. Buah yang banyak tumbuh di Sungai Nil ini mengandung minyak nabati, kalsium, sulfur, zat besi, potasium, fosfor, mangan, dan magnesium (1). Beberapa ahli kesehatan menyebutkan bahwa konsumsi sebuah kurma sehari dapat membantu seseorang mencapai pola hidup sehat.


Asinan

Salad buah tradisional ini rasanya menyegarkan sehingga sangat ideal sebagai pemuas rasa lapar sekaligus dahaga. Pun bisa menjadi pilihan yang sehat karena mengandung ragam buah masam yang kaya akan vitamin dan serat. Dalam asinan biasanya terdapat nanas, mentimun, bengkuang, mangga, dan ubi. Sebagai penambah citarasa, buah-buahan ini diiris dan disajikan bersama kuah yang terbuat dari bumbu cabai, cuka, dan gula. Karena kandungan asamnya, menu ini memang tidak disarankan untuk mereka yang memiliki maag atau asam lambung.


Bubur Kampiun

Menu asal Minangkabau, Sumatera Barat ini biasanya disajikan sebagai menu sarapan. Bubur yang unik ini menjadi pilihan favorit untuk berbuka karena rasanya menggugah dan kadungan karbohidrat yang bisa mengembalikan energi tubuh setelah berpuasa. Bubur kampiun terdiri dari beberapa komponen yang berpadu harmonis. Komponen penyusunnya terdiri dari ketan putih kukus, srikaya, bubur sumsum, bubur ketan hitam, kolak pisang atau ubi, serta candil. Teksturnya yang cenderung lembut pun sangat cocok disantap saat berbuka. Bubur kampiun memiliki beberapa variasi penyajian. Misalnya dengan tambahan lupis ketan putih sebagai pengganti ketan putih, atau bubur delima sebagai penggantu bubur candil. Di Jakarta Anda bisa menemukan menu ini di restoran padang.


Biji Salak

Sajian sejenis kolak ini bahan utamanya adalah ubi. Namanya sendiri diambil dari bentuk ubi yang diolah sedemikian rupa dan dibentuk mirip dengan biji buah salak. Biji salak dibuat dari ubi kuning yang direbus atau dikukus kemudian dihaluskan dan dicampur dengan tepung sagu atau tapioka. Setelah dibentuk, biji salak direbus sampai matang. Setelah itu biji salak dimasak bersama air gula merah dan santan. Teksturnya yang lembut dan rasanya manis membuat makanan ini jadi favorit. Ubi kuning sendiri mengandung vitamin A, vitamin C, dan kaya akan potassium (4).





Buah segar

Buah-buahan segar merupakan menu takjil ideal. Selain mengandung banyak air, vitamin, dan mineral, buah juga mengandung gula alami untuk mengembalikan energi dalam tubuh.
Banyak orang salah kaprah dengan memakan buah sesudah makan berat. Buah sifatnya lebih mudah dicerna dan cepat membusuk. Jika buah dimakan sesudah makanan berat yang mengandung karbohidrat dan protein, buah tidak tercerna dengan baik sehingga menyebabkan perut terasa begah.Sebaiknya makanlah buah lebih dulu, selingi dengan salat magrib, lalu disambung dengan menyantap makan berat. Kiat lain, usahakan agar memakan buah tanpa campuran apa pun seperti susu, gula, atau sirup. Kandungan gula dan pemanis yang terlalu banyak justru membuat perut terasa begah.


 Yoghurt



Masyarakat di Arab biasa mengkonsumsi yogurt untuk mengimbangi manisnya kurma. Alih-alih susu, minuman bersoda, atau jus yang diberi pemanis, memilih yoghurt sebagai menu takjil lebih baik untuk kesehatan. 
Dari segi gizi, yoghurt tidak jauh berbeda dari susu. Bedanya, yoghurt mengandung bakteri asam laktat yang mampu mengubah laktosa (gula dalam susu yang sulit dicerna) menjadi glukosa dan galaktosa yang mudah dicerna. Semangkuk yoghurt untuk takjil adalah pilihan tepat untuk mencegah perut begah sesudah berbuka puasa.



Bubur


Makanan khas Ramadhan yang berikutnya adalah sebuah makanan yang cukup umum untuk di temui di Indonesia. Makanan yang bernama bubur ini biasanya pada saat bulan Ramadhan seperti ini sangat pas sebagai sajian berbuka puasa. Dan juga biasanya sajian bubur ini di jadikan sebagai menu takjil yang tentunya di olah dengan rempah-rempah dan bumbu yang khas di masing-masing tempat.



 Pisang Ijo

Salah satu minuman khas Ramadhan yang selanjutnya adalah minuman yang mempunyai rasa yang manis. Salah satu minuman manis khas Makassar yang di namakan pisang ijo ini mempunyai rasa yang sangat enak. Jika di lihat sekilas, pisang yang di balut dengan adonan tepung terigu berwarna hijau ini termasuk salah saru menu buka puasa yang sangat di nanti setiap orang. Biasanya di buat dari pisang raja yang kemudian dibungkus adonan tepung terigu yang telah diberi bahan pewarna hijau seperti misalkan dari pandan.
Dengan di campur dengan kuah santan, sirup coco dan es serut membuat minuman khas ramadhan ini semakin segar. Akhir-akhir ini makanan khas ramadhan yang satu ini sangat populer di berbagai belahan indonesia, bahkan banyak sekali resep pisang ijo dan cara membuatnya yang tersebar di internet secara gratis.


Kolak Nangka Jagung Manis



Menu takjil puasa memang identik dengan yang manis-manis, salah satunya adalah kolak nangka jagung manis ini. Menu ini sangat mudah dan praktis untuk dibuat sendiri di rumah. Selain itu, kolak nangka jagung ini juga sangat sehat karena terdapat nangka yang kaya akan vitamin A, B1 dan vitamin C, serta jagung yang mengandung 70% pati, 10% protein, dan 5% lemak.





Anda sendiri bagaimana, sudah mempersiapkan menu favorit apa untuk berbuka nanti?


 

0 komentar:

Posting Komentar